Tampilkan postingan dengan label Produk Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produk Pertanian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juli 2014

Natural BVR Agensia Hayati Beauveria Bassiana

Natural BVR Agensia Hayati Beauveria Bassiana

Natural BVR merupakan produk pengendali hama & penyakit tanaman dari PT. Natural Nusantara. 
Natural BVR efektif dan efisien terhadap hama sasaran, tidak mematikan musuh alami, selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah, aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan, mendukung program pertanian berkelanjutan.
Natural BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam. BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. 
BVR mengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar + 4-8 hari setelah terinfeksi BVR.

MENGAPA MENGGUNAKAN BVR
  1. Efektif dan efisien terhadap hama sasaran 
  2. Tidak mematikan musuh alami 
  3. Selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah 
  4. Aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan 
  5. Mendukung program pertanian berkelanjutan

TANAMAN
Padi,Cabai, Tomat, Kacang panjang, Buncis, Semangka, Kentang, Bawang Merah & Daun, Kubis, Apel, Mangga, Coklat

HAMA

  1. Wereng (Nilaparvata sp.; Nephotettix sp.; Sogatella sp.), Penggerek batang padi ( Thryporhiza sp.;Chilo supressalis), Walang sangit (Leptocorixa accuta) (sasaran utama)
  2. Thrips sp.; Aphis sp.; Tungau, Myzus sp.( sasaran lainnya) 
  3. Kutu daun Thrips sp. ; Tungau ( sasaran lainnya)
  4. Thrips sp. ; Myzus persicae ( sasaran lainnya) 
  5. Plutella xylostella ( sasaran lainnya)
  6. Aphis sp.; Thrips ( sasaran lainnya)
  7. Thrips sp.; Myzus sp.; Kutu dompolan ( sasaran lainnya)
  8. Penggerek Buah Coklat (PBK) ( sasaran lainnya)

MEKANISME KERJA BVR


  • BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam.  
  • BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. 
  • BVR mengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar + 4-8 hari setelah terinfeksi BVR.

PETUNJUK PENGGUNAAN

1. Dosis 1-2 gram/liter atau + 100 gram per 1000 m2
2. Semprotkan ke tanaman pada sore hari
3. Bisa dicampurkan dengan POC NASA atau Hormonik

PERINGATAN
1. Jangan dicampur dengan pestisida lain.
2. Simpan ditempat yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari langsung.

Natural BVR Agensia Hayati Beauveria Bassiana
READ MORE →

Selasa, 22 Juli 2014

Pupuk Organik Padat SUPERNASA

Pupuk organik supernasa
SUPERNASA 3kg dan 250gr

POP SUPERNASA merupakan Formula alami (organik) khusus untuk memperbaiki kerusakan tanah secara fisik (menggemburkan), secara khemis (menyediakan semua unsur hara essensialbagi tanaman) dan cesara biologis (membantu perkembangan mikroorganisme tanah bermanfaat bagi tanaman). POP SUPERNASA dapat mengurangi jumlah penggunaan pupuk NPK kimia (urea, SP-36, dan KCl).

Formula khusus tanaman yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan fungsi :
A. Fungsi utama :
1. Memperbaiki lahan-lahan yang rusak :
  • Meningkatkan kesuburan fisik : memperbaiki tanah yang keras berangsur angsur menjadi gembur. 
  • Meningkatkan kesuburan khemis : memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap bagi tanaman. 
  • Meningkatkan kesuburan biologis : membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman.
2. Mengurangi jumlah penggunaan pupuk NPK kimia ( Urea, SP-36 dan KCl ) sebesar + 25% - 50%.

B. Fungsi lain :
  1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman.
  2. Melarutkan sisa - sisa pupuk kimia dalam tanah, sehingga dapat dimanfaatkan tanaman kembali.
  3. Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah. 
 Untuk kesaksian pengguna, silahkan lihat halaman Kesaksian.
READ MORE →